Demo di DPR, Mahasiswa Pamulang Dapat 6 Jahitan di Kening

Aksi unjuk rasa di kawasan gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta Pusat, berakhir ricuh. Seorang mahasiswa ditemukan terluka di pinggir jalan setelah massa membubarkan diri dan telah mendapatkan pengobatan dari aparat kepolisian.

"Ditemukan di jalan, dua orang dari elemen mahasiswa. Yang satu terluka ringan dan sudah diobati tim kesehatan Polda Metro Jaya di Posko DPR," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto melalui pesan singkat kepada wartawan, Senin (17/6/2013).

Korban yakni bernama Boma Angkasa Bhuwananda (23), mahasiswa Universitas Pamulang. Boma mengalami luka pada kening kiri dan mendapatkan 6 jahitan.

Kemudian, polisi juga menemukan Nur Arifin (23), mahasiswa UIN. "Tidak ada luka namun alasannya adalah hunting berita untuk kampus," kata Rikwanto

Sementara dilaporkan, tidak ada anggota kepolisian yang mengalami luka dalam pengamanan aksi unjuk rasa tersebut.

Rikwanto melanjutkan, situasi di depan gedung DPR/MPR RI di Jl Gatot Subroto yang mengarah ke Slipi mau pun ke Cawang, telah kondusif. Massa berangsur-angsur membubarkan diri dan menjauh dari kawasan Senayan.

"Saat ini pasukan masih konsolidasi untuk evaluasi personil dan peralatan, serta observasi terhadap lingkungan sekitar gedung DPR," lanjut dia.

Dilaporkan juga, jalan di depan gedung DPR sudah dibuka kembali dan dilintasi kedaraan. Ruas tol dalam kota yang mengarah di kedua sisi, Slipi dan Cawang, juga sudah dibuka. Sementara situasi arus lalu lintas di sekitar lokasi terpantau ramai lancar.


Sumber : Detiknews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar