Hibah Gedung SPK Pamulang

Pagi yang cerah di Polsek Pamulang jalan Kencana Raya sudah berkumpul tokoh masyarakat,warga masayarakat, pejabat pemerintah Daerah, pejabat Utama Polres, Rabu (29/02). Kehadiran mereka di area parkir Polsek Metro Pamulang dalam rangka hibah bangunan Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) dari Ketua Yayasan Sasmita kepada Kapolsek Pamulang yang pembangunannya sudah rampung 100 persen. Pemilik Yayasan pendidikan Sasmita bapak Darsono tergugah hatinya untuk meningkatkan kinerja polisi pamulang dalam rangka memberikan kebutuhan rasa aman kepada warga masyarakat.
Darsono memahami, rupanya kebutuhan untuk personil polisi pamulang adalah ruang SPK dan pelayanan PID, langsung saja dirogoh koceknya hingga 300 jutaan rupiah untuk membiayai bangunan itu. Polsek Pamulang hanya menyediakan lahan 90 m2, sementara itu perencanaan, gambar, kebutuhan material dan anggaran gedung SPK, seluruhnya disusun dan dibuat oleh kelompok kerja dari Yayasan Sasmita.

Setelah menyerahkan hibah bangunan SPK yang cukup megah kepada Kapolsek Pamulang Kompol Zulkifli,Sag. Ketua Yayasan Samita yang berpenampilan low profil ini mengatakan “ Terealisasinya pembangunan gedung SPK ini berkat pendekatan dan jalinan komunikasi yang baik antara polisi dengan Yayasan Sasmita”.


Keberadaan polisi sangat ditunggu oleh masyarakat dan diharapkan Polsek Pamulang dapat memberikan pelayanan Prima dan lebih baik lagi kedepannya. “ Saya pun berterimakasih atas pelayanan Polsek terhadap 30 ribuan mahasiswa Unpam yang menimba ilmu, sehingga dampak kemacetan lalulintas dapat dikendalikan dengan baik”, kata Darsono.
Sementara itu Waka Polres Metro Jaksel AKBP Jakub Parajogo,Sik,MSi yang menyaksikan penyerahan hibah bangunan SPK Pamulang, menyampaikan apresiasinya dan terimakasih kepada ketua Yayasan Samita bapak Darsono dan juga kepada warga masyarakat Pamulang yang ikut serta mensuport rampungnya ruang pelayanan SPK. “ Saya ucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Pak Darsono dan warga masyarakat Pamulang atas berdirinya gedung SPK yang untuk pertamakalinya di wilayah Polres Metro Jaksel ”. Kata Waka Polres diawal sambutannya.

Selanjutnya juga Waka Polres menyampaikan rasa prihatinnya akibat sering terjadinya konflik antar ormas belakangan ini di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan. Hanya karena permasalahan sepele kelompok ormas saling menyerang dan merusak, Kata Jakub. Perseteruan antar ormas tersebut telah menimbulkan kerugian yang tidak sedikit berupa harta benda bahkan nyawa pun jadi taruhannya, imbuh waka lagi.

Kepada para tokoh masyarakat dan tokoh agama serta seluruh komponen warga pamulang berpengaruh Waka Polres Metro Jakarta Selatan mengajak semua pihak untuk bekerja sama menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat dalam wadah kemitraan dan komunikasi intensif bagi terwujudnya kebutuhan rasa aman masyarakat, AKBP Jakub Prajogo menyampaikan permohonan di akhir sambutanya “ Saya mohon kepada Kiyai, Ulama, Tokoh masyarakat, Camat, Lurah dan komponen warga semuanya untuk mengajakagar ormas yang rentan konflik untuk berdamai”. Tugas kita semua untuk menjaga lingkungan yang aman dan tertib, tambah Waka Polres. (Hms JS)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar